Merasa di PHP-in, Stadion BMW Masih Tahap Wacana

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno pernah mengungkapkan pembangunan stadion bertaraf internasional di Taman BMW akan dimulai bulan Oktober. Hal itu beliau sampaikan pada bulan April 2018 dimana stadion tersebut nantinya akan menjadi markas tim sepakbola Persija. Lantas, bagaimana kabarnya?

Proyek Stadion Akan Segera Dimulai

Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta, Ratiyono ketika dihubungi oleh kompas mengatakan, “Kami masih mematangkan perencanaan.” Beliau juga menyatakan bahwa ia belum dapat memastikan apakah pembangunan stadion tersebut bisa dilakukan bulan ini. Namun, ia mengaku pihaknya akan terus mengupayakan agar pembangunan bisa dimulai tahun ini.

Namun, bagi Ratiyono, ia beranggapan bahwa tidak masalah apabila terjadi keterlambatan soal pembangunan stadion ini. Baginya yang terpenting adalah berbagai tahapan kerjasama dengan pihak swasta dapat berjalan dengan baik.

“Mundur enggak apa-apa, yang jelas prosesnya dilalui, kajian tata ruangnya, agar tidak ada kesalahan,” imbuhnya.

Jelas-jelas pada bulan April 2018, Sandiaga mengatakan bahwa pengerjaan proyek pembangunan stadion sepakbola di Taman BMW, Jakarta Utara diperkirakan akan dimulai bulan Oktober 2018. Namun sampai sekarang masih belum ada tahap kelanjutan. Stadion bandar casino online  yang akan menjadi markas tim sepak bola Persija Jakarta ini membuat para supporter Persija menanyakan pembangunan ini setiap kali Sandiaga menyaksikan pertandingan Persija.

Di bulan April 2018 lalu, Sandiaga memaparkan akan melaksanakan konsultasi publik terlebih dahulu di akhir April. Lalu proses lelang akan dilakukan di bulan Agustus. Sandiaga mengungkapkan, stadion tersebut akan dibangun dengan skema public private partnership (PPP).

Sandiaga berharap Stadion BMW ini tak hanya menjadi stadion terbaik di Indonesia, tetapi juga di kawasan Asia. Pembangunan stadion ini dituding tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Hal ini diperkuat lantaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak menganggarkan pembangunan stadion di Taman BMW dalam APBD DKI 2018.

Butuh Anggaran yang Besar

Selain itu, dalam situs web apbd.jakarta.go.id disana hanya terhadap dua nomenklatur mengenai kajian Stadion BMW. Yang pertama adalah penyususnan final business case di mana pembangunan stadion yang dituding bertaraf internasional ini memiliki anggaran sebanyak Rp 15,9 miliar. Adapun tolak ukur kinerja yang dilakukan adalah dengan adanya dokumen detail engineering design pembangunan dengan taraf internasional.

Sementara yang kedua adalah penyusunan pra-studi kelayakan pembangunan stadion yang bertaraf internasional dengan dana Rp 2,9 miliar. Adapun tolak ukur kinerjanya yakni dengan dilampirkan dokumen pra-studi kelayakan pembangunan stadion bertaraf internasional. Atas dua kajian itu, total anggaran pun berjumlah Rp 18,99 miliar.

Namun, Sandiaga pernah mengungkapkan bahwa anggaran keseluruhan pembangunan Stadion BMW bisa mencpai Rp 2 triliun. Karena itulah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan menggunakan APBD dalam pembangunan ini. Tetapi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) guna membangun Stadion BMW. Hal-hal yang dilampirkan diatas merupakan kajian pembangunan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta.

Tambahan dari Sandi, Pemprov DKI Jakarta akan melibatkan pemerintah pusat dalam membangun stadion yang akan menjadi ‘rumah’ bagi klub sepakbola Jakarta, Persija ini. Lantas, apakah pembangunan Stadion BMW ini akan berjalan sesuai rencana? Apakah akan sesuai ekspektasi masyarakat? Sebagaimana telah dituding sebagai stadion bertaraf internasional, pastilah masyarakat yang juga pecinta sepakbola mengharapkan hal-hal besar dalam stadion ini. Apalagi supporter Persija pastinya sudah menanti ‘Sang Macan’ memiliki markas besar.Jadi, kita tunggu saja ya kelanjutannya!